menulis cuma jadi mudah bila tak ada orang singgah baca


konteks: blog atau apa-apa catatan di Internet.
dan bila tak ada (ramai) pembaca, maka, saya bebas berkhayal tanpa ironi. jikalau sudi: welcome to my altered echo chamber, my other therapeutic zone. di sini saya tidak menulis untuk perempuan lain yang duduk mengemis di bangku kenangan, atau untuk keluarga yang tidur bersesak di tengah kota, atau untuk memberitahu adik-beradik saya: 'kejarlah cita-cita kamu untuk segera bahagia.' itu semacam optimistik, padahal saya cuma tahu mengeluh panjang.

sini cumalah ruang saya hidup berkelabu:
sama ada ruang peribadi, perbaiki diri atau pakai buang. pilihlah. dan sementara roda masih berputar perlahan, sementara saya masih berakal untuk memaknai hidup, ini juga salah satu cara saya hidup berdikari sebelum menjadi sebahagian kumpulan cerita yang menyusun kematian. hakikatnya saya akan kerap mengulang tulis hal remeh-temeh itu ini, atau tulisan itulah yang bakal mengulangi saya? lagi dan lagi, sehinggalah saya masuk ke dalam tanah nanti.